Cara Mempertahankan Persahabatan Setelah Menikah

Friday, December 16, 2016 4 comments
 Menikah Bukan Akhir Persahabatan

Setiap pertemuan akan ada perpisahan. Namun, hal ini tidak berlaku bagi persahabatan. Walaupun, Dukocin sedang memulai hubungan baru dan memasuki jenjang pernikahan. Bukan berarti, tali persahabatan terputus. Walaupun, prioritas Dukocin bisa berubah ataupun tidak. Dalam pernikahan berarti dua tubuh satu jiwa. Apalagi, jika pernikahan Dukocin dikaruniai anak. Pasti, kehidupan Dukocin mulai berputar antara bayi dan keluarga.
Dengan perubahan sirkulasi kehidupan Dukocin, sehingga bisa mempengaruhi hubungan Dukocin dengan teman-teman. Pernikahan mengharuskan Dukocin berpusat pada  pasangan. Apakah setelah pernikahan, kita tidak butuh sahabat? Tentu saja tidak! Walaupun Dukocin tidak bisa lagi seperti dulu, hang out bareng. Tetapi, sahabat masih diperlukan dalam kehidupan Dukocin lho. Jangan sampai ada perkataan miring dari teman yang berujar, “Kalau butuh teman curhat saja, baru menghubungi ku.”

Jadi, apa yang harus dilakukan Dukocin dalam mengatasi persoalan ini? Sebenarnya, Dukocin bisa  mengakomodir kepentingan pasangan, tanpa  mengorbankan Dukocin. Sebab, teman seperti keluarga kedua yang menawarkan cinta, dukungan dan dorongan..

Baca juga: Single di antara teman yang menikah

Teman adalah zona kenyamanan Dukocin di mana Dukocin bisa  menjadi diri sendiri dan tidak dihakimi atas tindakan Dukocin. Sejak menikah,  persahabatan masih bisa dijalin  satu sama lain, caranya? Mau tahukan? Lukocin kasih info ya

Identifikasi Teman
Dengan berjalannya waktu, koya belajar banyak tentang orang-orang yang  telah menghabiskan waktu bersama. Beberapa memiliki pendekatan pesimis terhadap kehidupan dan cenderung menarik Dukocin ke bawah dengan mereka. Teman  cenderung untuk menawarkan nasihat  negatif yang bisa menjadi racun bagi Dukocin dan pernikahan. Cara terbaik  dengan menjauh dari orang-orang seperti. Sebaliknya, mengidentifikasi orang-orang yang dapat Dukocin andalkan dan dimasukkan ke dalam daftar  untuk menjaga mereka dalam hidup Dukocin. Sebab, teman terpercaya membawa banyak positif dalam hidup kita dan juga membantu kita mengembangkan diri kita secara pribadi.

Buat Batasan 
Baca juga:  Manfaat Pelukan

Tidak peduli berapa lama persahabatan Dukocin berjalan dari waktu ke waktu, Dukocin harus selalu menetapkan beberapa batasan untuk tingkat komitmen yang Dukocin tawarkan. Hal ini penting untuk membuat teman-teman Dukocin mengerti bahwa prioritas Dukocin telah berubah setelah menikah. Dukocin tidak mungkin  menghabiskan banyak waktu dengan teman-teman seperti sebelumnya. Namun, Dukocin juga harus menunjukkan dan membiarkan teman Dukocin tahu bahwa mereka juga masih berarti bagi Dukocin.

Membuat Waktu

Dalam sehari 1 x 24 jam dan dalam seminggu 7 x 24 pasti ada waktu yang bisa digunakan untuk tetap menjaga hubungan. Walaupun waktu kita lebih banyak untuk mengurus keluarga, tidak ada salahnya dalam dua pekan bertemu dengan teman-teman di tempat yang biasa Dukocin hang out dengan mereka. Karena untuk memiliki persahabatan jangka panjang, Dukocin harus mencoba untuk mempertahankan kontak dan membuat waktu untuk teman-teman. Panggilan telepon sesekali atau pesan melalui aplikasi jejaring sosial akan membantu Dukocin tetap berhubungan dengan mereka.  Ini dapat membantu Dukocin menghidupkan kembali kenangan baik.

Berbagi Dan Dengar
Tidak bisa dipungkiri, kehidupan Dukocin akan berubah drastis setelah menikah. Mungkin Dukocin memiliki pengalaman baru untuk berbagi dengan teman-teman. Tapi setelah Dukocin selesai berbagi pengalaman,  luangkan waktu  untuk mendengarkan teman-teman Dukocin juga. Jangan menyela dan menyimpang ketika teman Dukocin sedang berbicara. Sebab, ketika Dukocin menyela teman berbicara merupakan tindakan yang  kasar dan egois dan bisa melukai teman Dukocin. Tidak semua teman Dukocin mungkin telah menikah sehingga mereka mereka tidak memiliki pengalaman yang sama dengan Dukocin.  Mereka mungkin tidak ingin tahu semua yang telah terjadi dengan Dukocin. Jadi jangan mengoceh tentang anak-anak Dukocin, mertua, dan hal-hal baru lainnya dalam hidup Dukocin. Lebih baik membahas topik umum di mana semua teman Dukocin dapat berkontribusi untuk diskusi.


Nah, itu adalah tips yang bisa Lukocin berikan hari Jumat manis ini. Apakah Dukocin masih berhubungan dengan teman-teman lama? Kalau, Lukocin masih lho walaupun jarak memisahkan persahabatan kami dengan adanya fasilitas sosial media, telepon dan internet, komunikasi kami masih berjalan. Yuk, Dukocin berbagi rahasia Dukocin mempertahankan persahabatan dengan meninggalkan kolom komentar mengenai pengalaman Dukocin.

Cheers and Stay Happy





http://www.kotacinta.com/2016/12/how-to-keep-friendship-after-married.html

4 comments:

  • Citra Pandiangan said...

    @ mbak Wahyu
    Wah asyik ya mbak wahyu, kalau aku ketemu mereka di FB. Untung ada FB

    @ Mbak Lucky
    Benar mbak, perlu kebijaksanaan sehingga win win solution mbak

    @ Mbak Uchy
    Iya, sibuk itu kan memang tiap hari :)

Post a Comment

You've decided to leave a comment – that's great! Please keep in mind that comments are moderated and please do not use a spammy keyword. Thanks for stopping by! and God bless us! Keep Smile and Lovely Day