Sukses dalam Interview Pekerjaan

Friday, November 18, 2016 10 comments
4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Interview

Masih teringat saat mendapatkan panggilan interview pekerjaan untuk pertama kali. Rasanya masih seperti kemarin. Saat mengecap rasanya sebagai pencari kerja. Rasanya, campur aduk menjadi satu. Kalau sekarang, banyaknya informasi mengenai tips menghadapi interview sudah bisa didapatkan dengan mudah. Kalau, masaku dulu, tidak semudah sekarang tentunya.

Untuk itu, berbagi pengalaman bagi calon pencari kerja yang baru lulus kuliah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat interview. Yuk, perhatikan untuk mendapatkan nilai positif saat menghadiri interview untuk mendapatkan pekerjaan. Pastinya, membuat Dukocin semakin percaya diri dalam menjalaninya.


Untuk Sukses interview dan mendapatkan pekerjaan impian, kita harus percaya diri dalam kemampuan dan berdoa pastinya.

Keyakinan adalah kunci keberhasilan karir. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang menampilkan  percaya diri daripada kompetensi  lebih dikagumi, diberikan status sosial yang lebih tinggi, dan memiliki pengaruh yang lebih. Tapi ada kalanya Dukocin mungkin tidak merasa percaya diri, seperti ketika berbicara di atas panggung untuk penonton, memiliki percakapan satu-satu dengan orang baru atau rekan yang mengintimidasi atau berpartisipasi dalam rapat. Padahal, Dukocin memiliki kesempatan untuk memancarkan kepercayaan diri bahkan ketika kita  tidak merasa percaya diri.


#Kontak Mata 



Ketika Dukocin terlibat dengan orang lain, melakukan kontak mata dengan mereka. Jangan melihat sekitar Dukocin atau ponsel milikmu. Dukocin harus memfokuskan perhatian  pada mereka, itu membuat mereka merasa penting. Jika mereka merasa penting, mereka akan menghormati Dukocin.


#Jabat Tangan Erat bukan Kuat  
Menjangkau untuk memulai jabat tangan saat bertemu rekan. Mungkin Dukocin sudah bosan dengan pembahasan poin kedua ini, tetapi apakah Dukocin tahu, sangat penting lho menjabat tangan dengan erat saat pertama kali berjumpa dengan orang.  Sebuah jabat tangan erat menunjukkan niat Dukocin menyapa dan bahwa Dukocin berfokus pada mereka.


#Secara singkat  menyentuh bahu orang lain


Menunjukkan kepercayaan dan kehangatan pada saat yang sama dengan singkat dan ringan. Caranya sangat sederhana, dengan menyentuh bahu orang lain seperti Dukocin hendak pergi untuk jabat tangan. Sentuhan adalah kekuatan dan jika dilakukan dengan benar, dapat  menunjukkan kepada orang lain rasa percaya diri Dukocin. Menempatkan orang lain merasa nyaman. Presiden Obama juga sering melakukannya.  Sinyal kepemimpinannya dengan menempatkan tangannya di bahu orang saat ia bertemu.

Tindakan ini mungkin terkesan sangat berani untuk beberapa orang, terutama jika Dukocin lebih muda atau dalam posisi bawahan. Jika Dukocin ingin maju dalam karir, maka Dukocin harus mulai bertindak seperti pemimpin  jika ingin menjadi pimpinan.  Sebuah cepat, sentuhan lembut di bahu menyampaikan rasa percaya diri Dukocin dan kepemimpinan (yang dapat Anda menunjukkan pada setiap tahap karir), tidak upaya untuk mengerahkan dominasi.


#Posisi Berdiri tegak 

Jika Dukocin berdiri dan berbicara di depan penonton atau dengan individu, tidak beristirahat di podium, dinding, atau bar. Berdiri tegak. Berarti Dukocin ingin menunjukkan bahwa Dukocin secara aktif terlibat dan diinvestasikan dalam diskusi dan bukan hanya santai mendengarkan.


Nah, diatas adalah empat poin untuk menunjukan rasa percaya diri. Hal ini sangat penting juga dilakukan saat interview pertama dilakukan. Tunjukan percaya diri, jika ragu dengan poin nomor tiga bisa di skip saja. Ingatlah, keberanian akan muncul saat kita sudah berani mengambil tindakan dan berpikir positif.


Semoga sukses interview pekerjaannya


http://www.kotacinta.com/2016/11/being-success-while-attend-job-interview.html


10 comments:

  • Wahyu Widyaningrum said...

    Ni berguna sekali buat yg lagi nyari pekerjaan. Jadi inget dulu saat interview. Grogi dan gemetaran pasti. Jadi kemana2 jawab HRD nya Mbak, hihihi. Tapi alhamdulillah, kuingat2 baru sekali nggak lolos kalo interview. Itupun kejadiannya di Kediri, Jatim. Hikksss mahal di ongkos banget Mbak :)

  • Citra Pandiangan said...

    @ Mbak Herva
    Benar banget mbak, kesannya tidak dihargai ya...


    @ Mbak April
    biasa gitu mbak, grogi. tapi lama-lama terbiasa dan bahkan jadi seperti ngobrol

    @ Mbak Nita
    benar banget mbak, menandakan kita fokus traalala dan memperhatikan mereka

Post a Comment

You've decided to leave a comment – that's great! Please keep in mind that comments are moderated and please do not use a spammy keyword. Thanks for stopping by! and God bless us! Keep Smile and Lovely Day