PREPARE, PREPARE

Thursday, September 8, 2016 4 comments


Maruk hingga Kurang Tidur



#Catatan #Perjalanan #jelajahwaktu

Masih bagaikan mimpi di siang bolong, kesamber petir buat gosong. Ternyata, mempersiapkan liburan selama 31 hari di bulan Desember 2014 lalu, dengan waktu yang sangat terbatas, bukan hal yang mudah. Saat memutuskan hendak menikmatin liburan,  saat itu aku selesai interview di salah satu perusahaan kosmetik yang berada di Ratu Plaza.

Masih teringat jelas,   Rabu (19 NOVEMBER 2014) dan aku berada di Blok M, lagi mencari barang pesanan kakak untuk dicarikan hiasan kue untuk wedding dan juga perlengkapan bento. Tetap saja tidak ketemu, waktu mencari di Tanah Abang untuk kedua kalinya, tetap saja barang yang dicari tidak ada. Yang ada malah tersesat tidak bisa pulang, karena tidak tahu arah. Nanya sana-sini, malah makin menjauh dan jadilah aku mengelilingi tanah abang sampai melihat jembatan arah ke tanah abang. Perasaan lega datang, karena tidak jadi tersesat dan tidak perlu lapor polisi (ide teman yang notabennya baru pertama kali menginjak tanah abang).

Pikiran ini lari kemana-mana, karena tidak percaya, speechless. Takut kalau ini hanya mimpi, lirik lagu Don’t Wake me Up terus berkumandang ditelingaku, meski tuh lagu tidak berputar. Jika ini mimpi, aku jangan dibangunkan donk!!! Aku takut kalau ini hanya mimpi, jika aku tidur ternyata besok berbeda. Aku tidak sanggup. Sponsorku, meyakinkan bahwa ini bukan mimpi. Aku harus mempersiapkan segalanya dengan baik. Dia hanya memberikan aku modal untuk merajut mimpiku menjadi nyata.

Saudara-saudara bermimpi ternyata lebih indah daripada menjadinya nyata. Mempersiapkan perjalanan itu ternyata tidak mudah. Apalagi, tipe aku yang suka bermimpi kemana-mana. Jadi deh ini pikiran melayang-layang ke seluruh penjuru Jawa. Semuanya ingin dilalui dan dirasakan. Betapa indahnya. Namun, harus balik ke realita. Modal hanya Rp10.000.000,- (sepuluh juta bro), jadi realita aja tidak mungkin menjajaki kaki ke keseluruh tempat yang ada dibawah ini:


“Bandung, Bromo, Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Indramayu, Surabaya, Banyuwangi, Bali, Lombok,”


Ini baru beberapa lokasi yang terlintas saat makan siang di Blok M, masih mau memikirkan beberapa destinasi lainnya. Karena saat makan siang, aku senyum-senyum sendiri dan tangan mulai gatal untuk menuliskannya di dalam  selembar kertas. Karena kota itu yang teringat saat itu, jadilah itu awal rencana yang akan dibuat.

Semangat 45, tidak surut menggapai mimpi yang sebentar lagi menjadi nyata, membuat adrenalinku berpacu cepat, seperti sedang berada di roller coaster yang bergerak dengan cepat plus naik turun yang membuat kita berteriak antara senang dan takut, namun semuanya indah. Karena aliran darah terpacu dengan cepat, ketegangan yang mengentarkan jiwa hingga membuat mulut berteriak dengan nyaring, Aaaahhhhhhhhhh.

Mencari informasi dari satu destinasi ke satu destinasi, membuat aku maruk (serakah ya, kalau tidak tahu apa tuh artinya maruk). Aku ingin semuanya. Aku mau menjelajahi semuanya dengan hati riang dan gembira. Mulai lah mengumpulkan informasi, menjelajahi Indonesia, khususnya beberapa tempat di Jawa, Bali dan Lombok. Meskipun banyak informasi tidak lengkap, setidaknya membantu membuatku kian bingung. Mana yang harus kupilih, destinasi (tujuan) mana yang aku mau????? Sumpah bro, aku bingung hingga neh kepala gatal. Setiap menutup mata, neh pikiran tidak bisa hilang. Semangat hati tetap berkobar membuatku kurang tidur. Padahal, aku juga harus mempersiapkan kondisi tubuh yang fit. Aku juga harus olahraga, membiasakan neh tubuh untuk berjalan dan bergerak. Karena backpacker tidak mungkin menggunakan taksi. Itu namanya, liburan “mewah” karena tidak mau susah.

Berbekal pengalaman yang kagak ada, jadilah aku seperti kembali pada masa kuliah untuk mengumpulkan tugas, mencatat di setiap kertas, memeriksa lagi, membandingkan lagi, menganalisa lagi, lagi dan lagi, hingga tidak sadar kertas sudah berhamburan di atas tempat tidur dan lantai. Tidur diantara kertas-kertas dan buku-buku yang bertaburan. Jika mata ini sudah tidak mau berkompromi. Bangun-bangun, belum sempat gosok gigi. Doa kilat, laptop di buka lagi. Aduh, aku benar-benar sedang dikejar deadline, jadi ingat masa-masa jadi jurnalis yang luar biasa aja, tetapi berkesan di dalam hati. Tetangga kamar mengetuk pintu, knock knock, buka pintu. Dia tertawa melihat neh kamar atau pabrik kertas bekas ya, semua berserak kemana-mana. Beberapa hari, ke kamar kondisi masih sama. Sampai-sampai neh bocah, nyeletuk; “Macam buat skripsi aja tuh!!!”

Aduh, apa iya ya? Saat aku mencoba melihat sekelilingku dan melihat kondisiku yang benar-benar kurang tidur, bergadang malam untuk menjelajahi Indonesia, karena malam networknya bagus booooo. Melihat perubahan destinasi yang aku buat, hingga aku putuskan aku ingin pergi ke ……………………………… Mau tau, atau mau tahu banget?

Melihat posisiku saat ini berada di Jakarta, makanya start perjalananku akan di mulai di Jakarta. Ini dia destinasi yang akan aku kunjungi selama 31 hari atau tepatnya selama satu bulan aku melancong, bagaikan mimpi dan masih bermimpi. Karena masih belum terlaksana atau dijalankan :p Ini lah dia, Bandung – Yogyakarta – Bromo (aku baru tahu kalau Bromo itu masuk wilayah Probolinggo) jadi Bromo diganti menjadi Probolinggo – Malang – Surabaya – Banyuwangi – Bali dan terakhir Lombok.

Dalam membagi hari dari satu destinasi ke destinasi lain plus perjalanan yang harus ditempuh membuat aku makin kagok, bagaimana mengaturnya agar waktunya tetap dan mengatur estimasi biaya perjalanan tidaklah semudah saat aku bermimpi melakukan pelesiran. Mulailah muncul sindrom tanda-tanda gejala stress. Makannya mesti banyak, apalagi saat ini cuaca Jakarta panas, es chocolate kagak pernah stop menemani penyusunan perjalanan dan tempat wisata mana yang akan aku tuju nantinya.


Saat menyusun skripsi eh bukan, saat membagi waktu perjalanan, terciptalah formula seperti ini, Calender Adventure:

Date
Destination
Note
1-4 December 2014
Jakarta-Bandung
4 Days 3 Nights
4-10 December 2014
Bandung-Yogyakarta
7 Days 6 Nights
10-14 December 2014
Yogyakarta-Probolinggo
4 Days 3 Nights
14-18 December 2014
Probolinggo-Malang
5 Days 4 Nights
18-22 December 2014
Malang-Banyuwangi
5 Days 4 Nights
22-26 December 2014
Banyuwangi-Bali
5 Days 4 Nights
26-31 December 2014
Bali-Lombok
6Days 5 Nights
Note: Pembuatan ini terjadi pada tanggal 20 November 2014


Seperjalanannya waktu, karena waktu selalu berjalan, informasi yang kudapat beragam. Kukatakan sejujurnya, bahwa geografiku sangat jelek dan parah. Itu, aku sadari saat mendapatkan informasi terbaru bahwa terminal Probolinggo itu ternyata sudah memasuki wilayah Malang Utara. Sungguh mengharukan eh memalukan. Duh, untung tidak mempermalukan diri hahaha, mengingat ini. Aku semakin menggaruk-garuk kepala. Bertanda bahwa aku harus mandi segera dan keramas. Karena ternyata jam sudah menunjukan waktunya makan siang.

Tidak terasa waktu itu cepat banget berlalu, padahal tadi tidur cuma 3 jam doank. Karena tubuh dan pikiran ini tidak mau bersatu pada menyamakan jadwal. Neh, tubuh masih lelah, tetapi pikiran memaksakan diri untuk bangun dan melanjutkan mengoleksi eh mengumpulkan banyak informasi sebanyak-banyaknya, sampai kenyang, makan angin kali ya! Padahal, sudah memasuki sindrom stress yang membuat nafsu makan melambung tinggi entah kemana. Karena tetap harus mempertahankan kondisi tubuh yang prima dan kuat, alhasil, neh perut dipaksa untuk menyantap makanan yang murah meriah dan enak, plus sehat karena dimasak sendiri. Alias malas keluar tuk beli makan, takut matahari menyilaukan mataku yang berjam-jam di depan computer dan mengurung diri di kamar, bagaikan vampire yang menunggu malam datang. Sebungkus mie instan dan sebutir telur menjadi santapan siang menjelang pagi, mmm pagi menjelang siang keles.

Bersambung ya biar kagak bosan : ) sampai jumpa bulan depan di tanggal 9

#kisahperjalanan #wanitabackpacker #Anakmamijalan-jalan #9memories

4 comments:

Post a Comment

You've decided to leave a comment – that's great! Please keep in mind that comments are moderated and please do not use a spammy keyword. Thanks for stopping by! and God bless us! Keep Smile and Lovely Day